Pengertian CSS Paling Penting

Apa Itu CSS?


Bagi orang yang berkecimpung dalam dunia IT sejak lama, pasti sudah khatam dengan tema yang berbunyi ‘apa itu CSS?’. Peran CSS sangat banyak di dunia digital marketing. Karena berpengaruh langsung pada tampilan website yang dikelola.


Lantas, gimana dengan yang baru belajar mengelola sebuah website. Pasti akan bingung dengan istilah CSS. Tenang, di sini akan dibahas mengenai apa itu CSS secara detail dan lengkap. Jangan lupa bawa buku catatan, ya.






Pengertian CSS


Oke, sebelum masuk ke pembahasan mengenai CSS yang lebih dalam, kamu harus bener-bener ngerti arti dari CSS dan fungsinya dalam website. Soalnya, CSS itu enggak bisa lepas dari yang namanya tampilan website.


Pahami CSS, maka kamu akan dengan mudah dapat memahami soal HTML. Oke, jadi gini: CSS itu akronim dari Cascading Style Sheet. Wujud CSS sendiri berupa lembaran yang punya bahasa markup yang fungsinya unntuk mengatur tampilan elemen. Istilah kerennya, koding.


Kelebihan CSS


Jika kamu pengguna aktif internet, pasti pernah mengalami hal yang seperti ini. Kamu mengakses sebuah situs, kemudian gagal loading. Nah, pada halaman gagal loading itu yang keluar cuma halaman kosong dengan latar belakang putih dan teks hitam-biru.

Minimal sekali, pasti kamu pernah mengalami gagal loading seperti di atas. Halaman gagal loading seperti itu mengindikasikan bahwa situs yang diakses tidak memasang CSS dengan baik. Bahkan kalau bisa dibilang, bisa jadi pemiliknya tidak memasang CSS sama sekali dan cuma menerapkan HTML saja.


Baca Juga : Beli hosting murah di DomaiNesia


Dari sini, sudah mulai punya gambaran apa kelebihan CSS?

Bener, CSS punya fungsi tersendiri untuk mengatur tampilan. Umumnya digunakan pada seluruh aspek situs pada file yang beda. Nantinya, pengaturan ini akan menentukan style. Style ini nantinya akan mengintegrasi file CSS pada markup si HTML. Hasil akhirnya? HTML akan lebih mudah untuk di-maintain.


Kelebihan lain yang dimiliki CSS adalah opsi kustomisasinya luas, bisa dibilang enggak terbatas. Jadi, kamu bisa menerapkan banyak style yang diinginkan hanya pada satu halaman HTML.


Cara Menggunakan CSS


Kalau sudah mengerti apa itu CSS dan kelebihannya, selanjutnya kamu hanya perlu mengerti soal cara penggunaannya. CSS bisa digunakan dalam seluruh software kode editor. Buat yang masih pemula, bisa latihan dulu pakai Notepad di laptop atau PC.


Caranya gimana? Coba baca dulu penjelasan di bawah:


Struktur CSS


Jangan pernah mulai sesuatu yang enggak dipahami dengan benar. Untuk belajar CSS, yang perlu dilakukan adalah mengenal struktur CSS itu sendiri. CSS punya 3 struktur dasar. Yakni:


1. Selektor
2. Blok Deklarasi
3. Properti dan Nilainya.


Misalnya gini:


h1 {color: red;}


Selektor: h1

Blok Deklarasi: {color: red;}

Properti dan nilainya: “nilai” ;

Maksudnya, setiap properti itu diakhiri dengan titik koma (;)

Sedangkan {} disebut pembuka dan penutup blok deklarasi.


Sampai di sini paham masalah struktur dasar CSS? Kalau belum, pahami lagi. Kalau sudah paham, lanjut dengan pelajaran selanjutnya.

Contoh lain dari penggunaan CSS pada halaman HTML adalah:


<style>

P { 

color: green; 

text-weight: italic;

}

<style>


Kode di atas digunakan jika mau mengatur warna teks menjadi hijau dengan format italic. Nah, sampai di sini paham mengenai struktur dari CSS sederhana?


Kalau sudah, maka sudah sepantasnya kita masuk ke dalam style CSS. Seperti berikut ini:


CSS Internal Style


CSS Internal style memiliki kekurangan berupa penggunaannya memperlama load sebuah halaman. Lebih lagi, Internal Style cuma bisa diterapkan di satu halaman html saja. Meskipun begitu, tipe ini memiliki kelebihan juga di bagian sharing.


CSS Internal Style bisa membuat kemudahan berbagi pratinjau template. Ini karena CSS ini cuma berada di satu halaman saja. Jadi lebih mudah untuk melakukan sharing.


Baca Juga : review hosting Terbaikhttp://www.webhostingterbaik.net


CSS External Style


Tipe ini adalah CSS yang paling mudah untuk dilakukan. Semuanya dilakukan secara eksternal dalam file yang terpisah. Cuma, CSS Eksternal ini juga memperlambat load sebuah halaman. Sama seperti internal style.


CSS Inline Style


Metode yang ini cenderung ribet. Karena dalam penerapannya harus menggunakan elemen spesifik <style>. Kalau kamu tipe orang yang mau cepat, tidak disarankan menggunakan CSS tipe ini.


CSS pada umumnya digunakan untuk melengkapi HTML agar tampilan website lebih baik dan tidak monoton. Setiap metode CSS punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Penggunaannya juga harus sesuai dengan kebutuhan.


Misal, jika kamu ingin menerapkan CSS di banyak halaman sekaligus, maka terapkan saja External Style. Yang penting adalah tidak ada salahnya untuk mempelajari CSS ini. Terutama buat kamu yang ingin masuk ke dunia web design atau web development. CSS juga bisa diterapkan ke dalam situs dan blog pribadi.

Nah, itulah beberapa ilmu mengenai apa itu CSS secara ringkas dan singkat. Semoga bermanfaat.